Jakarta Biennale 2015

 

jakarta biennale 2015

 

MAJU KENA, MUNDUR KENA
Charles Esche

 

Tema Jakarta Biennale 2015, “Maju Kena Mundur Kena,” yang diambil dari judul film komedi Indonesia 1980-an, turut mengacu pada ekspresi lokal untuk suatu situasi yang khas Indonesia. Kami menerjemahkan situasi itu dengan mengartikannya bahwa kita harus berfokus pada saat ini dan pada situasi mutakhir di sekitar kita. Kami menolak mengenang nostalgia masa lalu yang tak terjangkau, atau maju menuju utopia yang tak dapat dicapai.

Pameran ini, sebaliknya, berfokus pada situasi di sini dan saat ini, serta respons para seniman terhadap kondisi sosial, politik, dan ekonomi di sekitar mereka. Sejarah dan memori perkotaan sangat relevan dalam pameran ini, namun hanya sebagai isu-isu keprihatinan saat ini. Artinya, bagaimana hal-hal itu berdampak pada kemungkinan-kemungkinan berpikir dan bertindak pada hari ini. Masalah lingkungan juga kuat mengemuka, terutama terkait dengan penggunaan dan penyalahgunaan air. Selain itu, perbedaan sosial dan seksual, terutama tentang peran perempuan serta homoseksualitas, merupakan arus pengaruh ketiga dalam Biennale ini.

Isu-isu ini: kota dan sejarah; air dan lingkungan; dan hak untuk berperilaku berbeda, merupakan tema berulang dalam Biennale Jakarta. Ide-ide tersebut menghubungkan karya-karya dan mengalir sepanjang pameran. Masing-masing isu mengakar pada apa yang para kurator anggap sebagai keprihatinan yang nyata dan terus berlangsung di Indonesia. Sebagai tim, kami juga menggunakan pengetahuan dan pengalaman kami untuk mengundang para seniman dari kota-kota dan benua-benua lain, yang tampak relevan dengan situasi di sini. Beberapa dari seniman-seniman ini membuat karya baru di Indonesia. Selain itu, mereka juga membawa pengetahuan dan wawasan dari tempat lain, yang dapat menawarkan perspektif-perspektif yang bermanfaat tentang apa yang terjadi di sini.

 

JakartaBiennale

 

Follow Us

Indonesian Fine Art - Facebook instagram gplus pint

Get The Updates From Us


 

 

©2016 Indonesian Fine Art - All rights reserved | Proudly Designed by digibali - Web Design Bali