Widayat

 

Lahir di Kutoarjo, Jawa Tengah (1919-2002).


Widayat pertama kali belajar melukis dari Mulyono, di Bandung, Jawa Barat. Tahun 1950 ia terdaftar sebagai mahasiswa di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) dimana kemudian ia menjadi pengajar untuk Hendra Gunawan. Di tahun 1952 bersama dengan beberapa senim lain Widayat mendirikan studi Pelukis Muda Indonesia.

 

Widayat pernah tinggal di Jepang antara tahun 1960 hingga 1962, disana ia memelajari seni berkebun lanskap tradisional, kriya gerabah, dan seni merangkai bunga Jepang.

 

Ia mendedikasikan hidupnya untuk menjadi pengajar di ASRI (sekarang FSRD, ISI Yogyakarta) hingga masa pensiunnya tahun 1988. Widayat telah berpartisipasi dalam sejumlah pameran di Indonesia, Jepang, Belanda, dan AS. Ia telah memenangkan banyak sekali anugerah sejak tahun 1953, antara lain: Anugerah Seni dari Pemerintah Indonesia tahun 1972; anugerah tertinggi di Indonesian Painting Biennial di Jakarta tahun 1992; dan di ASEAN Art Awards tahun 1993.

 

Widayat adalah seorang seniman yang sangat produktif. Karyanya lebih banyak dibuat dengan media cat minyak dan cat akrilik pada kanvas, serta cat air pada kertas, namun ia juga sering menggunakan media lainnya, termasuk menggambar pada keramik atau membuat cetak cukil kayu.

 

Tahun 1994 ia membuka Museum H. Widayat di Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. Ia wafat di Jakarta pada tanggal 22 Juni 2002.

 

Follow Us

Indonesian Fine Art - Facebook instagram gplus pint

Get The Updates From Us


 

 

©2016 Indonesian Fine Art - All rights reserved | Proudly Designed by digibali - Web Design Bali